Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Bidang Kelistrikan

Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia adalah negara  berkembang yang memiliki infrastutur yang jauh dari kata sempurna. Bahkan untuk beberapa daerah belum tersentuh infrastruktur sedikitpun. Hal ini dikarenakan Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari ribuan pulau dan jarak dari satu pulau ke pulau yang lain cukup jauh, sehingga tidk heran pembangunan infrastruktur belum merata sepenuhnya bahkan cederung cepat hanya pada daerah tertentu saja. Mengingat luasnya daerah  maka diperlukan dana yang tidak sedikit untuk pembangunan infrastruktur di indonesia, sehingga pemerintah mengajak partisipasi pihak lain untuk turut mengembangkan infrastruktur di Indonesia.

infrastruktur kelistrikan

Pihak lain yang diajak oleh pemerintah disebut investor atau penanam modal. Investor ini dapat berasal dari dalam negeri yang disebut investor domestik dan dari luar negeri yang disebut investor asing. Seluruh regulasi dan kebijakan mengenai penanaman modal untuk pembangunan infrastruktur di indonesia diatur oleh sebuah lembaga yang bernama BKPM ( Badan Koordinasi Penanaman Modal ). BKPM adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas untuk merumuskan kebijakan pemerintah di bidang penanaman modal, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dengan adanya Badan Koordinasi Penanaman Modal ini daharapakan dapat membangun inrastruktur di Indonesia dengan lebih merata dan menyeluruh. Saat ini investasi pembangunan infrastruktir di indonesia yang sedang digalakan ada di sektor tenaga kelistrikan. Pemerintah menargetkan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang merata di seluruh kawasan Indonesia dengan daya 35 GW. Dalam rangka mencapai target pembangunan 35 ribu GW tersebut pemerintah telah memiliki rencana srategis untuk lima tahun kedepan, Selama tahun 2015-2019 akan dibangun 42 GW pembangkit listrik dimana 7 GW merupakan bagian dari Fast Track Program II dan 35 GW adalah tambahan program pemerintahan baru. Dengan rincian sebagai berikut pembangkit sebesar 17,4 GW, transmisi sepanjang 50 ribu kms dan gardu induk di 743 lokasi yang akan di bangun oleh PLN.

Nilai yang dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan infrastuktur di Indonesia dalam sektor ketenagalistrikan ini cukup besar yaitu sekitar 550 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *